Apa itu slow charging?
Slow charging biasanya merujuk pada pengisian AC berdaya lebih rendah, misalnya 3,5 kW, 7 kW, 11 kW, atau 22 kW. Jenis ini cocok untuk rumah, kantor, apartemen, hotel, atau lokasi yang membuat kendaraan parkir cukup lama.
Kelebihannya adalah sederhana dan nyaman untuk rutinitas. Kekurangannya, waktu pengisian bisa beberapa jam, tergantung kapasitas baterai dan daya charger.
Apa itu fast charging?
Fast charging umumnya memakai DC. Pada charger DC, listrik melewati konversi di dalam charger lalu masuk ke baterai dengan daya lebih tinggi. Itulah sebabnya pengisian bisa jauh lebih cepat dibanding AC.
Di jaringan publik, charger DC 60-120 kW sering dipakai untuk destination charging, koridor perjalanan, dan lokasi dengan perputaran kendaraan tinggi.
Kenapa kecepatan charging bisa berubah?
Daya maksimum charger bukan satu-satunya penentu. Mobil juga punya batas penerimaan daya sendiri. Selain itu, suhu baterai, kondisi sistem, dan level baterai saat mulai mengisi ikut memengaruhi kecepatan.
Banyak mobil mengisi paling cepat saat baterai masih rendah, lalu melambat mendekati 80% dan semakin lambat mendekati penuh. Ini normal dan dirancang untuk melindungi baterai.
Kapan memilih AC dan kapan memilih DC?
Pilih AC ketika mobil akan parkir lama: di rumah, kantor, hotel, atau apartemen. Pilih DC fast charging ketika Anda sedang bepergian, mengejar jadwal, atau membutuhkan tambahan jarak tempuh dalam waktu singkat.
Kombinasi keduanya membuat pengalaman EV lebih fleksibel: AC untuk keseharian, DC untuk mobilitas cepat.
Standar editorial dan verifikasi
- Ditulis oleh
- Tim Editorial Infrastruktur EV Starvo
- Riset SPKLU, teknologi charging, dan panduan pengguna
- Reviewer teknis
- Tim Product & Charging Operations Starvo
- Review teknis, operasional, dan kepatuhan produk
Metode verifikasi
Konten diperiksa terhadap sumber resmi, spesifikasi produk publik, dan data jaringan yang telah disanitasi. Klaim yang dapat berubah diberi tanggal sumber atau batasan cakupan.
Data operasional
Data operasional publik: 154 lokasi dengan charger terpasang, 113 lokasi terpetakan, dan 282 charger dikelola. Snapshot 2026-07-19.
Studi kasus operasional Starvo
Mega Kuningan Lot 66 tercatat memiliki 12 konektor dan daya lokasi hingga 720 kW, sedangkan banyak lokasi hotel Starvo memakai AC 7-22 kW. Perbedaan ini menggambarkan fungsi fast charging dan destination charging dalam operasi nyata.
Sumber resmi
- Tarif dan biaya layanan pengisian listrik pada SPKLUKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
- PLN operasikan 4.655 SPKLU sepanjang 2025PT PLN (Persero)
Lanjutkan membaca
Pelajari panduan lain seputar pengisian kendaraan listrik, konektor, biaya, dan jaringan SPKLU Starvo.
Panduan lengkap SPKLU