Mengisi daya mobil listrik pada dasarnya seperti mengisi daya ponsel — Anda menyambungkan kendaraan ke sumber listrik, lalu menunggu hingga baterai terisi sesuai kebutuhan. Yang membedakan hanyalah jenis pengisian, kecepatan, dan tempat Anda melakukannya. Di Indonesia, pengisian umum dilakukan di rumah atau di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Pengisian AC vs DC: apa bedanya?
Pengisian AC (arus bolak-balik) umumnya lebih lambat dan cocok untuk di rumah atau tempat tujuan dengan waktu tinggal lama — dayanya berkisar 3,5–22 kW. Pengisian DC (arus searah) jauh lebih cepat karena listrik langsung dialirkan ke baterai; di stasiun DC fast seperti Starvo, daya 60–120 kW dapat mengisi sebagian besar baterai dalam 30–60 menit. Pilih AC untuk pengisian harian yang santai, dan DC saat Anda butuh cepat di tengah perjalanan.
Langkah mengisi daya di SPKLU
- 01
Temukan stasiun terdekat
Buka aplikasi Starvo untuk melihat lokasi stasiun, ketersediaan colokan, dan jenis daya yang tersedia di sekitar Anda.
- 02
Parkir dan kenali konektornya
Posisikan kendaraan dekat charger. Pastikan jenis konektor cocok — mobil listrik di Indonesia umumnya memakai CCS2, sementara sebagian model memakai GB/T.
- 03
Mulai sesi lewat aplikasi atau kartu
Pindai QR pada charger melalui aplikasi Starvo, atau tempelkan kartu RFID. Sesi pengisian akan terotorisasi otomatis.
- 04
Sambungkan konektor ke kendaraan
Buka penutup port pengisian mobil, lalu sambungkan konektor hingga terkunci. Pengisian dimulai dan statusnya tampil di layar charger maupun aplikasi.
- 05
Pantau dan selesaikan
Pantau progres lewat aplikasi. Setelah daya cukup, hentikan sesi, cabut konektor, dan pembayaran terhitung otomatis sesuai pemakaian.
Berapa lama mengisi daya mobil listrik?
Waktu pengisian bergantung pada kapasitas baterai dan daya charger. Di charger DC fast 120 kW, mengisi dari 20% ke 80% umumnya memakan waktu sekitar 30–45 menit untuk kebanyakan mobil listrik. Pengisian AC di rumah (7 kW) bisa memakan beberapa jam — ideal dilakukan semalaman. Aturan praktisnya: gunakan DC fast saat bepergian, dan AC untuk pengisian rutin.
Tips agar pengisian lebih efektif
- Isi hingga sekitar 80% saat di charger cepat — kecepatannya melambat setelah itu untuk menjaga kesehatan baterai.
- Rencanakan pengisian saat ada waktu tinggal, seperti makan atau berbelanja.
- Periksa ketersediaan colokan lewat aplikasi sebelum berangkat agar tidak menunggu.
- Jaga baterai pada rentang 20–80% untuk pemakaian harian demi umur baterai yang lebih panjang.
Standar editorial dan verifikasi
- Ditulis oleh
- Tim Editorial Infrastruktur EV Starvo
- Riset SPKLU, teknologi charging, dan panduan pengguna
- Reviewer teknis
- Tim Product & Charging Operations Starvo
- Review teknis, operasional, dan kepatuhan produk
Metode verifikasi
Konten diperiksa terhadap sumber resmi, spesifikasi produk publik, dan data jaringan yang telah disanitasi. Klaim yang dapat berubah diberi tanggal sumber atau batasan cakupan.
Data operasional
Data operasional publik: 154 lokasi dengan charger terpasang, 113 lokasi terpetakan, dan 282 charger dikelola. Snapshot 2026-07-19.
Studi kasus operasional Starvo
Snapshot publik Starvo per 2026-07-19 mencatat 154 lokasi dengan charger terpasang, 113 lokasi publik terpetakan, dan 282 charger dikelola. Angka ini digunakan sebagai konteks jaringan, bukan sebagai jaminan ketersediaan real-time.
Sumber resmi
- Akses lokasi SPKLU terdekat melalui PLN MobilePT PLN (Persero)
- Tarif dan biaya layanan pengisian listrik pada SPKLUKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Isi daya di jaringan Starvo
Starvo mengoperasikan stasiun DC fast & ultra-fast di lokasi premium kota. Temukan stasiun terdekat dan mulai mengisi lewat satu aplikasi.
Lihat jaringan & peta stasiun